Senin, 03 Juni 2024

Toilet Training Ammar (2t 3b)

Bismillah...
Mencoba kembali menyimpan kenangan putra bungsuku. 
Proses toilet training anak ketiga ini cukup sulit bagi kami orang tuanya, ntah kenapa gagal ditengah jalan. beberapa waktu lalu sempat ingin mulai melepas popok tapi ternyata pipis dan mungkin  psikis kami orang tuanya masih merasa belum siap dan akhirnya gagal lagi untuk mulai melepas popok. 
Kemaren, Sabtu 1 Juni 2024 pagi setelah bangun tidur dan mandi saya langsung bilang ke suami, " kali ini saya ingin benar2 melepas popok Ammar, jadi bisa jadi anaknya masih akan ngompol dan kita harus siap". Memantapkan psikis orang tuanya terutama saya uminya yang akan lebih banyak menemaninya di siang hari.
Karena kebetulan hari Sabtu saya tidak ada jadwal ngajar, jadi saya merasa cukup tenang menjaga Ammar di rumah, tiap 3-4 jam saya ajak ke kamar mandi tanpa menanyakan anaknya mau pipis atau gak dan ketika di kamar mandi saya perhatikan apakah langsung keluar pipis atau masih menunggu beberapa lama, dari situ saya bisa tau apakah waktunya sudah pas atau masih kurang. 
Alhamdulillah sampai siang tidak ada drama ngompol, tapi tiba-tiba anaknya gak ada suaranya dan tiduran di dekat lemari bajunya, setelah saya dekati ternyata dia bangun dan bilang " mi, Ammay ee' ( mi, Ammar ee') dan ternyata sudah ada di celananya, setelah itu sampai malam dan tidurnya aman tanpa popok. Untuk hari pertama toilet training masih pup di celana.
Hari kedua, saya dan suami ada acara keluar dan Ammar harus dibawa karena saya udah bertekad kali ini Ammar benar-benar harus bebas popok. Dan Alhamdulillah hari kedua lancar hingga malem tidak ngompol.
Hari ketiga, Ammar sekolah dan disini saya cukup was-was menjaga Ammar di sekolah, tiap 3 jam saya bawa ke kamar mandi untuk pipis, dan Alhamdulillah di sekolah Ammar aman tidak ngompol. Namun rasa was-was masih berlanjut karena hari kedua Ammar tidak lupa dan biasanya tiap hari Ammar pup, jadi masih harus tetap dalam pengawasan. 😁
Setalah tidur siang, saya sedang di kamar mandi dan setelah saya keluar di kamar mandi saya mendapati Ammar ada di belakang pintu, rasa curiga sudah mulai merasuki pikiran dan ternyata apa yang saya takutkan benar-benar terjadi, Ammar kembali pup di celana di tempat favoritnya🤭
Jadi setelah 3 hari toilet training yang masih menjadi PR adalah pup Ammar yang masih belum bisa di kamar mandi.

Jumat, 29 Januari 2021

Haura Lulus Toilet Training ( 9 Januari - 16 Januari)

Setelah lewat beberapa hari akhirnya bisa menuliskan proses toilet training Haura. Proses TT ( Toilet Training ) Haura dimulai dengan tanpa sengaja pada tanggal 09 Januari. Pagi hari, saya memegang popoknya dan ternyata popoknya kering sejak semalam. Saya langsung membuka popoknya dan menggendongnya ke kamar mandi, dan ternyata Haura langsung turun dari gendongan dan langsung jongkok dan pipis. Setelah saya diskusikan dengan suami, akhirnya kami sepakat saat itu juga kami akan memulai TT Haura yang saat itu sudah berusia 2 tahun 4 bulan.
Hari pertama, sejak pagi setelah mandi sampai siang menjelang tidur siang Haura pipis sampai 5 kali dan sekalipun masih belum bisa bilang, yah, hampir membuat kami orang tuanya kewalahan. Karena baru selesai pipis dan kami harus mensucikan tempat bekas pipis Haura, di tempat lain Haura sudah pipis lagi dan hal itu berlangsung hanya sampai siang menjelang tidur siang. Untuk alas tempat tidur Haura sudah saya siapkan alas anti air ( perlak) yang dilapisi sprei. Untuk malam pertama km 10 saya gendong ke kamar mandi, tapi gak pipis, kemudian jam 3 dini hari saya gendong dan ternyata tidak pipis juga, baru setelah bangun sekitar jam 5 pagi dan ditanyakan Haura ingin pipis, dia mengangguk dan pipis. Setelah bangun Haura harus sering2 ditanyakan untuk pipis sekitar tiap 1-2 jam sekali dan Alhamdulillah sudah mulai paham.
Hari kedua untuk pipis sudah mulai bisa dipahami, yaitu dengan sering menanyakan untuk pipis, namun untuk BABnya masih belum bisa mengontrol. Karena sering terbiasa pup berdiri saat menggunakan popok, jadi untuk dua hari pertama pupnya masih di cenala dengan posisi berdiri. 
Hari ketiga, saya mulai mencari cara bagaimana bisa pup dikamar mandi. Sounding sudah sangat sering saya lakukan bahkan sebelum proses TT  secara teori Haura sangat memahami dimana tempat pipis dan pup. 
Hari keempat akhirnya saya memutuskan untuk praktik langsung, walaupun mungkin sedikit jorok, akhirnya saya ajak Haura ke kamar mandi, saya ambil posisi seperti orang mau pup sambil bicara " begini d' cara e*k di kamar mandi, dan gak sakit keluarnya" sampai dua kali saya ajak ke kamar mandi saat melihat Haura sepertinya sudah menunjukan ingin pup.
Akhirnya hari kelima Haura sudah mulai bisa bilang ingin pup dan pup dikamar mandi. 
Untuk malam hari saya sampai 6 hari menggunakan perlak dan karena tidak pipis akhirnya pas seminggu, yaitu tanggal 16 Januari saya tidak menggunakan perlak lagi, dan saya nyatakan Haura sudah lulus TT. 
Alhamdulillah, syukur yang tidak terhingga saat proses menyapih dan TT selesai dengan tanpa drama.
Hal yang sangat rasa penting dalam proses TT kali ini adalah kesiapan psikis dan fisik kedua belah pihak, yaitu orang tua dan anak adalah hal yang sangat mendasar dan sangat penting untuk dilakukan. 
Sounding juga tidak kalah penting untuk dilakukan, karena anak kecil mempunyai rasa ingin tahu yang sangat besar, dan cara memenuhi keingintahuannya adalah dengan bicara, bicara dan bicara. Menjelaskan kenapa anak harus seperti ini, kenapa harus seperti itu. Walaupun terlihat sepele tapi mereka merekam dan belajar untuk memahaminya. 

Senin, 11 Januari 2021

Toilet Training Haura ( day 3, today)

Hari ini, say berencana mencoba membawa Haura ke Sekolah. Bismillah....
Pagi, sekitar jam 07.30 wib, kami tiba di sekolah setelah beberapa menit sampai saya tanya dia untuk pipis dan dia mengangguk, langsung saya bawa ke kamar mandi. Selama proses belajar mengajar sering saya tanya dia untuk pipis dan dia menggeleng atau bilang tidak, dan akan mengangguk saat dia mau pipis. Selama di sekolah Haura 3 kali pipis di kamar mandi. 
Jam 10. 30 wib saya pulang. Setelah tiga hari proses toilet training, saya mulai paham bahwa Haura harus selalu ditanya untuk pipis dan belum bisa mengatakan untuk ingin pipis. 
Hari ini Haura bilang mau pipis, tapi saat mau dibuka celana dalamnya dia menolak sambil menangis, tak beberapa lama tenyata Haura pup di celana dalamnya. 
Untuk pipis dapat saya katakan Haura sudah mulai bisa melewati masa toilet trainingnya, tinggal bagaimana mengajari pup di kamar mandi. Semangat💪💪💪
InsyaAllah tidak akan lama lagi.
 

Toilet Training Haura ( day 2, Ahad 10 Januari 2021)

Hari Ahad, tanggal 10 Januari adalah hari kedua Toilet Training Haura. Sudah dari beberapa hari yang lalu saya berencana untuk mengunjungi saudara sepupu yang tinggal cukup jauh dari tempat tinggal saya dan harus membawa Haura ikut dengan kami. Awalnya sempat was was apa harus membawa popok dalam perjalanan kami. Namun akhirnya setelah membahas dengan suami kami memutuskan untuk tidak membawa sama sekali popok dan hanya membawa beberapa baju dan celana saja sebagai antisipasi jika Haura ngompol dijalan. Perjalan kami mulai dari jam 08. 30 wib dan sampai di lokasi yang dituju sekitar jam 09.30 wib yang selama di perjalanan berhenti beberapa kali dan selalu menanyakan Haura untuk pipis yang selalu dijawab Ndak mau olehnya. Sesampainya di lokasi suami dengan sigap membawa dia ke kamar mandi dan Haurapun pipis. Selama bertamu sangat sering saya dan suami menanyai Haura untuk pipis dan selalu dijawab dengan gelengan dan gak mau. Sekitar jam 11. 30 kami berencana untuk pulang dan saya bawa dia ke kamar mandi dan diapun pipis. 
Dalam perjalanan pulang, hujan turun dengan deras sehingga beberapa kali kami harus berhenti dan berteduh hingga hujan reda. Setiap berteduh selalu kami tanya Haura untuk pipis. Ditempat ketiga kami. Berteduh retina Haura bilang mau pup, kamipun kebingungan dan bilang " tunggu sebentar, kita cari masjid atau alfamart untuk numpang pipis. Begitu hujan reda kamipun dengan terburu2 melanjutkan perjalanan untuk mencari tempat yang tersedia kamar mandi umum, sekitar 10 menit perjalana. Baru kami menemukan masjid dan langsung membawanya ke kamar mandi, ternyata Haura pipis bukan pup.
Perjalanan pulang kami lanjutkan, karena masih ada kebutuhan yang harus dibeli, kami mampir ke sebuah toko, disana Haura juga bilang mau pipis. Alhamdulillah.. insyaAllah proses ini lebih cepat dari yang kami perkirakan. 
Sore hari baru kami sampai dirumah dalam kondisi Haura yang tertidur pulas. Bangun tidur, saya tanyakan untuk pipis dan dia hanya mengangguk dengan mata yang masih mengantuk. Hingga menjelang malam Haura tidak sekalipun ngompol di luar kamar mandi. 

Jumat, 08 Januari 2021

Toilet Training Haura ( day 1)

Hari ini, sabtu 09 Januari 2021 usia Haura 2 tahun 2 tahun 4 bulan. Tanpa rencana apapun sebelunya, pagi ini saya mengusulkan kepada suami untuk mulai melepas popoknya. Bismillah.. Dan sayapun meraba popoknya dan ternyata sejak semalam tidak basah, hal tersebut yang membuat saya semakin yakin untuk melanjutkan niat melepas popok Haura. Sayapun membuka popoknya dan menggendongnya kekamar mandi dalam kondisi dia masih tertidur, dikamar mandi sayapun memmbisikinya " Adek pipis di kamar mandi ya!" Dan dia hanya mengangguk dan turun dari gendongan dengan mata yang masih terpejam. Tak lama menunggu Haura pun pipis. " Alhamdulillah" Ucapku dalam hati. 
Setelah selesai pipis sayapun kembali menggendongnya dan hanya memakaikan celana tanpa  popok lagi. Haura pun bermain dan menonton TV seperti biasa rutinitasnya saat bangun tidur. Dua jam kemudian saya bawa dia ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap2 berangkat ke sekolah dan diapun pipis lagi. Alhamdulillah, syukurku dalam hati. Setelah mandi aku berniat membawanya ke sekolah menemani kakaknya yang sekolah, namun baru selesai memakai baju lengkap, dia kembali pipis. "Okey, pipis pertama" Ucapku. 
Kerja sama suami istri sangat dibutuhkan dalam proses toilet training anak. Setelah membuka baju dan mengganti celana dalam, suami berencana mencuci baju dan saya menyapu kamar. Belum selesai kamar disapu, tetiba.. " Pipis mi", ucap bibir mungilnya. Dan setelah saya samperin ternyata sudah selesai pipis. Pipis kedua. Kemudian sayapun mengganti celana dalamnya dan membersihkan kamar, memindahkan Haura ke depan TV. Setelah sekitar  15 menit, ummi memanggilku karena Haura kembali pipis untuk yang ketiga kalinya. Kembali aku ganti celana dalamnya dan akupun membersihkan kamar yang tadi belum sempat selesai. Tak sampai 10 menit, ummi memanggilku lagi dan Haura pipis untuk keempat kalinya😌. Akhirnya ummi berinisiatif untuk membawa Haura jalan2 disekitar rumah, baru sekitar 30 menit Haura ditawarin untuk pipis dan dibawa ke kamar mandi dan alhamdulillah dia bisa pipis dikamar mandi ( ini baru sampe siang sebelum Haura tidur siang) 

Minggu, 14 Agustus 2016

Menyapa kembali teman lama

Setelah cukup lama terpisah dari teman lama, akhirnya bisa menyapa kembali walaupun kini dengan kesibukan yang berbeda menjadi istri dan Ummi.
Jari sudah sedikit kaku menuangkan kata-kata, mungkin karena terlalu lama tak menyapa teman lama.
Bismillah.. ini awalku kembali bertemu teman lama,teman yang tak pernah hilang dan   lekang oleh waktu, semoga awal ini adalah kesempatanku untuk lebih     dekat dengan teman lamaku, melatih kembali jariku agar tak Lagi kaku😊😊

Sabtu, 29 Agustus 2015

menunggumu

34 minggu sudah kita lewati bersama, dan waktu terasa begitu singkat berlalu..
Kini menunggumu yang hanya tinggal hitungan hari terasa begitu lama
Tak sabar mata ini ingin melihatmu, memelukmu dalam dekapan, menciummu dengan lembut. Ah, sungguh saat yang sangat mendebarkan dalam hidupku.
Kini aktifitasmu semakin jelas terasa, mulai dark detak jantungmu, tendanganmu membuatku tersenyum menbayangkanmu.
Semoga keinginanku tuk segera menyentuhmu dengan nyata segera terwujud.
Ya Robb... mudahkanlah segalanya hingga is bisa kupeluk. Amin Ya Robb.....