Sabtu, 25 Februari 2012

tanpa judul

setiap kata yang terucap hanya ilusi, tak pernah nyata,,,
saat ku mulai percaya dengan jalan ini, semuanya tak ada, fatamorgana......
setiap saat yang kulalui hanya menyisakan luka dan luka

aku dan kau adalah kita, itu dulu.... sekarang yang ada hanya aku dan kau tak lebih.
saat aku berusaha pergi terasa begitu berat. selalu seperti ini, aku tak ingin tapi aku tak bisa.
aku berusaha tapi aku tak mampu menghalaunya, sekarng harus dengan cara apa????

Minggu, 19 Februari 2012

oretanku

ada saatnya aku jenuh berada pada suatu tempat dalam waktu yang cukup lama. seperti saat ini aku begitu merasa jenuh berada di sini, di rumahku. rumah yang seharusnya menjadi tempat untuk menenangkan pikiran, tapi di sini aku merasa sangat jenuh, saat ini.
rumah adalah tempat yang selalu aku rindukan saat aku berada jauh dari rumah, saat aku masih mondok, kemudian saat aku kuliah, rumah yang selalu menjadi tempat yang aku rindukan.

sebenarnya bukan rumah yang menjadi masalah, yang membuatku jenuh. tapi sekitarku. dan kejadian ini saat aku di rumah. itu yang membuatku jenuh berada di rumah.

ingin sekali aku berada jauh dari rumah, tak ku ingin mendengan tentang yang bukan urusanku, tak mungkin ada pertanyaan yang tidak aku inginkan, dan hal yang tak ku inginkan lainnya.

terkadang sendiri adalah hal yang akaau butuhkan, seperti saat ini. menulis hal yang tak bisa aku ceritakan pada orang lain, tentnang jenuhku, tentang kegundahanku, dan tentang sedih dan bahagiaku. itu aku lakukan seorang diri, bukan aku tak mau berbagi dengan seseorang, tapi aku tak bisa. bibirku terasa kelu saat berhadapan dengan orang. dan semuanya dengan lancar tertuang dalam sebuah oretan, walau tak indah, tapi ini adalah ungkapa hatiku.

jika kondisiku sedang tidak stabil, abanyak pikiran, berhadapan dengan orang hanya membuatku ingin marah, siapapun itu. terkadang aku tak bisa mengontrol emosiku, meledak di saat yang yang tepat, itulah kenapa aku lebih memilih sendiri daripada bertemu dengan orang saat pikiranku sedang mumet.

menuangkan dalam sebuah oretan membuatku lebih tenang, lebih bebas mengeluarkan segala penatku dan hanya inilah yang mampu aku lakukan.
ntah kenapa aku menjadi orang yang sepenakut ini untuk berbagi, untuk mengungkapkan masalahku pada seseorang, walau terkadng ingin sekali aku melakukan hal itu.
mencoba, pernah kulakukan, tapi belum mulai kau menceritakan aku merasa orang itu tak perlu tau tentang bebanku. itu yang ada dalam pikiranku. hanya inilah caraku meringankan beban pikiranku.

Rabu, 15 Februari 2012

setiap langkah manusia tak pernah luput dari cobaan, ntah itu sebesar batu kerikil atau malah setinggi gunung yang sangat sulit tuk ku lewati. seperti juga aku saat ini, aku tlah berusaha menghindari segala bebatuan , mulai dari kerikil hingga gunung, tapi tatap saja terkadang aku tak mampu mneghindarinya hingga aku harus melewatinya dengan susah payah, walau terkadang aku tak amampu tuk melewatinya dan aku menyerah.
seperti saat ini, aku tak merasa bersalah, tapi sepertinya semuanya memojokkan saya sebagai "tersangka". sebegitu gambangnya oarng-orang bersikap seperti itu? apa saya dianggap tak berperasaan?? tak mendengar sedikitpun apa yang saya ucapkan.

pernah aku mengaguminya, beberapa saat, hingga suatu peristiwa yang menjadikanku harus membuang jauh rasa ini, karena saat itu pasa yang saya miliki adalah rasa yang tak boleh. aku berusaha mengubur rasa ini jauh ke dasar tak berujung.
jika seandainya kamu tahu tentang rasaku ini padamu, tolong jangan mecari kambing hitam, kasian jika ada hati lain yang tersakiti. karena meski rasa ini tak bisa memilikimu,tapi tak segampang itu pula bisa pergi ke lain hati. itu saja yang saya ingin katakan padamu.

sekarang aku bisa dengan mudah menenggelamkan rasa ini, tak perlu menyakiti hati orang lain, tapi kau terlanjut membawa orang lain, hal yang tak seharusnya terjadi.
jika saja anda tau bagaimana terlukanya saya jika ada yang terluka karena saya,lebih baik cukup saya saja yang terluka tak perlu orang lain, itu jauh lebih baik buat saya, hanya satu hati saja, dan tak menjadi beban buat saya.

semoga anda bisa lebih bijak lagi untu selajutnya menghadapi hidup anda yang akan jauh lebih rumit pastinya. sebijak kata-kata jari-jari anda......

Sabtu, 11 Februari 2012

Luka di malam minggu

sudah yang kesekian kalinya kita marahan,walaupun hanya berawal dari masalah kecil. ah, ntahlah kenapa selalu seperti ini. mungkinkah ada yang salah denganku? dengan hubungan ini? saya sudah merasa sangat lelah dengan semua ini, walau masih ada rasa kasihan, tapi sakit ini lebih terasa.

aku sedang berusaha menerima segala hal dalam hubungan ini, tapi sebelum aku benar2 yakin kamu sudah meruntuhkan kepercayaan itu, aku lelah untuk selalu memulai dari awal membangun kepercayaan itu, mengertikah kamu??
sekarang sudah terlambat, bangunan yang telah setengah jadi kembali runtuh dan kini tak bisa lagi aku tuk membangunnya, aku tak punya cukup kekuatan lagi tuk membangunnya.

hatiku terlalu rapuh setelah kegagalan yang tak kunjung sembuh, kini kembali terluka. kasihan hati ini, tak pernah menemukan kedamaian untuknya,untuknya menjadi pengobatnya.

semuanya hanya singgah untuk mengobati kepenasaran mereka, sesaat kemudian tanpa pamit mereka pergi dengan gagahnya, tak pernha menoleh, perduli bahwa ada hati yang sedang terluka, ada mata yang tak pernah berhenti menitikkan air mata, tak ada yang peduli.

mungkin sekaranglah waktunya, hatiku tuk berhenti mengulang sakit. aku lelah.....
tak perlu mencari, karena ia seperti bayangan, semakin kita kejar akan semakin jauh.



*semoga kita tak pernah bertemu lagi dalam mimpi maupun nyata,,,,,

Jumat, 10 Februari 2012

aku menikmati rutinitasku, berkumpul dengan anak kecil, bermain, menghabiskan seperempat hariku bersama mereka tiap harinya. kesel, karena terkadang tingkah meraka yang tak bisa di atur, namanya juga anak kecil, tertawa saat melihat tingkah jenaka mereka. tak pernah ku permasalahkan tentang mereka. bagiku mereka adalah malaikat2 tak berdosa.

tapi terkadang lingkungan dan partner kitalah yang membuat suasana tak indah. kurang memahami, merasa paling benar, dan tak bisa saling menghargai, itu yang selalu menjadi masalah.

setiap manusia berbeda dan pemikirannya pun sedikit banyak berbeda, tapi jika tak pernah di ungkap bersama akan pemikiran masing2 tak akan pernah bisa nyaman berdampingan.

sulit hidup berdampingan jika tak sehati, semuanya hanya topeng kepalsuan aja, ,,
semoga segera menemukan jalan terbaik.

Minggu, 05 Februari 2012

Matahari masih ada

Lama tak ku pikirkan tentangmu, melupakanmu dalam nyataku. hadirnya ku rasa menjadi obatku, aku berusaha mencintainya menski sulit, aku berusaha membencimu, tapi juga sulit. dirinya tak mampu tuk gantikanmu dalam ruang rinduku,

aku tak pernah jujur jika dirinya adalah pelarianku darimu, tapi tak bisa ku paksakan, aku sudah tak bisa, kau terlalu dalam memasuki relung hatiku, bahkan hingga kini, tak ada ruang yang tersisa selainmu.

ma'af jika ini hanya bisa aku tulis dan tak mampu aku katakan padanya, ma'afkan aku....

aku tak mampu menghapusmu...