baru ku sadari semua tentangmu, tentang sayangmu padaku yang hingga kini tak mampu ku balas,
tentang keegoisanku yang tak pernah mau mendengarmu, maafkan....
aku akan mencoba, berusaha sebisaku mengubah semua kebiasaan burukku yang tak kau sukai, yang akupun tau hanya merugikanku. dan akupun takkan menyia-nyiakan kesempatan yang telah kau berikan untukku, akan ku jaga semampuku. aku berjanji!
aku sayang kalian, yang hanya disini bisa ku ungkap rasa ini, banyak hal yang telah kalian berikan untukku hingga kini, yang akupun tak yakin mampu membalasnya sekarang, besok hingga akhir hayatku,,
mengingat bagaimana kau begitu sabar menghadapiku saat aku mulai beranjak dewasa(puber) yang terkadang sikapku kelewat batas terhadapmu, tanpa terasa air mata ini menetes. begitu durhakanya anak sepertiku ini, maafkan aku....
semarah-marahnya kalian kepadaku tak pernah sampai membentakku ataupun "menyentuhku", hanya dulu waktu aku kecil dan sulit untuk di suruh shalat kau memukulku, tapi hanya sekali waktu itu, dan aku tau kau melakukannya bukan karena inginmu atau kebiasaanmu, tapi karena itulah tuntutan agama kita, untuk mengajari shalat.
bagiku kau adalah pendidik terbaik, yang sabar dan juga teman buatku diskusi tentang banyak hal...
jangan pernah menyerah dan lelah mengajariku tentang banyak hal dalam hidup ini
I miss u all!^_^
#untuk abah dan umi