Sabtu, 17 November 2012

Refleksi Diri

"Terkadang apa yang kita harapkan tak sesuai dengan apa yang kita dapatkan". sering kita mendengan hal tersebut dari orang2 yang berada di dekat kita maupun orang yang tidak kita kenal, bahkan terkadang diri kita sendiri. menyalahkan keadaan yang tidak berpihak pada keinginannya. Tidakkah kita menyadari bahwa kita hidup di dunia ini sesuai dengan skenario yang di tulisNya, kita hanyalah pemain yang harus mengikuti ini skenario tersebut. 

 Apa yang kita cari di dunia ini? harta? tahta? pangkat yang tinggi?bukankah kebahagiaan yang abadi yang di inginkan semua orang sebagai tujuan akhir. apa dengan segala hal tersebut kebahagiaan sejati akan kita peroleh? kita terlalu di butakan oleh alur dari skenario ini seakan-akan kita hidupp dalam cerita ini sehingga kita lupa bahwa ini hanyalah kehidupan yang fana, hanyalah sandiwara, bukan "kenyataan" yang abadi.

Bagaimana agar kita "menyadari" bahwa kehidupan ini hanya bagai sebuah sinetron dan menjadikan kehidupan "nyata" menjadi seindah yang kita inginkan? tulisan ini ada bukan untuk menggurui, tetapi sebagai refleksi diri khususnya diri penulis agar bisa memanaj setiap langkah dalam hidup ini sesuai dengan apa yang kita harapkan di kehidupan "nyata" kelak. 

Bagaimana caranya???
belajarlah menghargai diri sendiri terlebih dahulu untk kemudian bisa menghargai orang lain. menjaga mulut, tangan, kaki, dan terutama hati dari "penyakit-penyakit" yang merugikan orang lain, karena hal itupun tanpa kita sadari akan merugikan diri sendiri. apa uang kita perbuat itu yang akan kita tuai, mungkin tidak hari ini tapi suatu saat pasti kita akan merasakan dari apa yang kita perbuat.

Terasa begitu mudah untuk menuangkan dalam sebuah tulisan namun terasa begitu sulit untuk melaksanakannya di kehidupan. dan semoga kita sukses untuk kebahagiaan di kehidupan "nyata"^_^