Senin, 30 Desember 2013

Catatanku (pertama)

Semakin mendekati kelulusan semakin aku takut tak bisa mengemban tanggung jawab itu, walaupun tak pernah ada yang menuntutnya tapi hatiku berkata aku harus melakukan banyak hal untuk menjadikan lebih baik tempatku berada. Salah satunya adalah mengabdi, seperti inginku untuk menjadi bagian dari Indonesia mengajar yang merupakan bentuk pengabdian para pengajar muda untuk negaranya. Tapi sepertinya sulit untukku mewujudkannya. Hingga pada suatu ketika aku berfikir apa harus menjadi bagian dari Indonesia Mengajar untuk mengabdi? Bukan menyepelekan Indonesia mengajar  tapi justru karena kau tak mungkin menjadi bagian dari mereka dengan berbagai hal yang tak mungkin aku lewati, tapi aku juga harus bisa mengabdi pada temapt dimana aku dilahirkan, memberikan sedikit yang bisa aku berikan, yaitu melalui pendidikan.
          Tempatku menang bukan kota besar, bukan tempat para konglomerat ataupun jutawan, tempatku hanyalah pulau kecil dengan segala kesederhanaannya. Tak ada yang istimewa tapi bagiku disinilah tempat terindahku, tempat cinta dan hatiku berada dan aku harus kembali ke tempat ini.
Sejuta harapku untuk berbagi apa yang ku dapatkan selama aku menempuh pendidikan, hanya untuk melihat perkembangan pendidikan yang lebih baik, dan lebih berkualitas ditengah keterbatasan yang ada. Hanya itu mimpiku selama ini.
Lebih baik dan berkualitas bukan berbarti harus sama dengan sekolah yang berstandar internasional ataupun sekolah-sekolah unggulan dan elit yang berada di perkotaan, tapi cukup menjadikan anak didikku bisa mengaplikasikan setiap apa yang telah dia pelajari menjadi bermanfaat utnuk kehidupannya dan sesuai dengan ajaran agama. Menikmati setiap apa yang dia pelajari, menikmati berada di lingkungan tempat dia belajar, bagiku sudah sangat cukup dan aku merasa berhasi jika mereka yang menjadi anak didikku mengalami seperti yang aku inginkan.