Sakit, sakit banget dan kau takkan pernah tau betapa sakit ini terasa sangat sangat perih. sakit atas perlakuanmu padaku, dan kau takkan pernah menyadari betapa aku sudah tak kuat lagi.
sepertu inikah yang kamu harapkan dariku? selamat kamu sudah berhasil, berhasil mencabik2 hatiku, hancur lebur tak lagi berbentuk.
baru kali ini aku merasakan sakit yang sedemikian rupa, tak mampu ku simpan. aku benar2 terluka, sakit...
aku tak akan melupakan perlakuanmu ini, tak akan pernah..
Rabu, 11 April 2012
Selasa, 10 April 2012
lelahku
berjalan tanpa arah dan tujuan, itulah diriku saat ini. ku belajar tuk mengikuti kata hati, tapi badai selalu datang hingga aku tak tau kemana lagi arah yang harus aku ikuti, aku tak mampu lagi mendengar hatiku, semuanya telah sirna terhapus badai yang tak kunjung reda.
semuanya diam, tanpa suara melihatku tak berdaya, dan tak ada yang perduli
aku butuh semangat......sangat sangat butuh
semuanya diam, tanpa suara melihatku tak berdaya, dan tak ada yang perduli
aku butuh semangat......sangat sangat butuh
Minggu, 08 April 2012
Purnama dan hatiku
"lihatlah purnama itu d', sempurna dan indah bukan?"katamu pada suatu malam saat purnama. aku hanya mengangguk menyetujui.
"kamu tau kenapa terjadi purnama?"tanyanya tanpa mengalihkan pandangannya dari wajahku. dan aku hanya menggeleng dan pandanganku tetap tak lepas dari bulan yang sedang purnama.
"ingin tau kenapa?" tanyanya lagi dan aku hanya mengangguk. akhirnya diapun meceritakan kepadaku sebuah "dongeng" tentang Bulan yang purnama.
"pada jaman dahulu kala Bulan dan Matahari saling mencintai, tapi ternyata cinta mereka tak mendapat restu dari alam semesta, hingga akhirnya mereka harus terpisah. Matahari tak tega melihat Bulan selalu menitikkan air mata, akhirnya Matahari memohon agar bisa menemani Bulan walau hanya sesaat saja. dan restupun didapat, maka dalam sebulan sekali Matahari bisa menemani Bulan dan memberi cahanya sempurna hingga terjadilah purnama, namun sekali dalam sebulan pula bulan harus kehilangan cahaya matahari hingga terjadilah bulan sabit. begitu d' ceritanya"ucapnya mengakhiri ceritanya.
"apakah Matahari hanya sesaat menemani Bulan a'?"tanyaku padanya.
"selama Matahari mampu, dia akan selalu berusaha selalu menemani Bulan"ucapnya tersenyum.
seberapa kuat aku tahan air mata ini akhirnya luruh juga mengalir membasahi pipiku, melihatku menangis dia kaget dan bertanya padaku.
"kenapa kamu menangis d'?''
"kasian aja denger cerita Bulan"ucapku sambil ku hapus air mata.
taukah kamu a' kalau hatiku sakit saat ini, aku tau kamu berusaha selalu menghiburku saat ini, aku tau hatimupun terluka dengan semua ini, tapi kamu selalu menutupinya dariku. kamu tak ingin melihatku sakit, tapi kau tak peduli pada hatimu sendiri. kamu selalu berusaha tersenyum menenangkanku.bisikku dalam hati.
"a',sudah malam, pulang dulu gih sana."usirku padanya.
"ok deh, met bobok ya dede' chayank, jangan nakal ya?"ucapnya tersenyum menggodaku.
"aa' juga jangan suka begadang ya?"ucapku dan langsung ku tutup pintu. aku tak ingin dia melihat air mataku yang tak kuat ku bendung lagi.
"ini perjuangan kita a', untuk tak menyakiti masing2 dari kita, meski waktu dan jarak tak berpihak pada kita"
Kamis, 05 April 2012
Hanya Sementara
Hanya Sementara..
aku bertemu denganmu dan kemudian terpisah oleh jarak dan waktu,
Hanya Sementara..
aku mengenalmu dan kemudian terlupakan oleh pusaran waktu yang begitu cepat berlalu,
Hanya sementara..
dan hidup memang hanya sementara maka gunakankah senbaik-baiknya agar tak kecewa di akhir....
aku bertemu denganmu dan kemudian terpisah oleh jarak dan waktu,
Hanya Sementara..
aku mengenalmu dan kemudian terlupakan oleh pusaran waktu yang begitu cepat berlalu,
Hanya sementara..
dan hidup memang hanya sementara maka gunakankah senbaik-baiknya agar tak kecewa di akhir....
Minggu, 01 April 2012
sebening embun
semuanya kembali seperti dahulu, menyakitkan,,,,
apa salah caraku untuk ingin selalu melihat beningnya embun di pagi hari?? merasakan lembutnya, dinginnya bening embun??
bening embun yang begitu indah ketika berada di antara kelopak mawar putih yang mulai bermekaran di taman, ya di taman yang dulu selalu kita jaga bersama, kita rawat bersama....
kini bening embut sulit ku temukan, ntah karena mawar putih itu kini tlah layu karena tak terawat atau karena bening embun memang enggan tuk membasahi kelopak-kelopak mawar putih.....
bening embun yang selalu ku tunggu tuk memberikan kesejukan dan kesegaran pada mawar putih yang kini mulai layu....
hanya bening embun......
apa salah caraku untuk ingin selalu melihat beningnya embun di pagi hari?? merasakan lembutnya, dinginnya bening embun??
bening embun yang begitu indah ketika berada di antara kelopak mawar putih yang mulai bermekaran di taman, ya di taman yang dulu selalu kita jaga bersama, kita rawat bersama....
kini bening embut sulit ku temukan, ntah karena mawar putih itu kini tlah layu karena tak terawat atau karena bening embun memang enggan tuk membasahi kelopak-kelopak mawar putih.....
bening embun yang selalu ku tunggu tuk memberikan kesejukan dan kesegaran pada mawar putih yang kini mulai layu....
hanya bening embun......
Langganan:
Komentar (Atom)