Kamis, 24 Oktober 2013

Masih tentang Purnama



Malam yang sempurna, tapi kemana Purnama? Tidakkah dia ingin menemani malamku? Ataukah ia telah merasa bosan setiap malam menemaniku? Mendengar celotehku.
Aku tak butuh yang lain, karena hanya purnama yang kubutuhkan.
Jika purnama tak mau lagi menemaniku kepada siapa aku harus menceritakan setiap kisah dalam hidupku? Setiap senyuman, setiap air mata dan setiap impian .  aku tak ingin sendiri dan aku tak bisa sendiri.
Purnama, apa kau merasa bosan mendenger setiap ceritaku?  Aku hanya ingin menceritakan kejujuran padamu, agar kau tahu inilah diriku adanya.
Tapi kini semuanya telah berubah, purnama benar-benar pergi dengan alasan yan gampai detik ini tak kuketahui.  Kini semuanya akan berubah, saat aku tak lagi melihat purnama, maka semuanya juga akan tenggelam, semua cerita, tawa, air mata dan mimpi tak akan lagi terlihat. Semuanya akan sepertimu purnama, pergi tanpa alasan dan tak tahu kapan akan kembali. 
Tak perlu ada alasan dan Tanya tentang semua ini, biarlah waktu yang menjelaskan semuanya, atau mungkin takkan pernah ada penjelasan selamanya.
Yang pasti saat ini aku kehilangan Purnama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar