Malam
yang sempurna, tapi kemana Purnama? Tidakkah dia ingin menemani malamku?
Ataukah ia telah merasa bosan setiap malam menemaniku? Mendengar celotehku.
Aku
tak butuh yang lain, karena hanya purnama yang kubutuhkan.
Jika
purnama tak mau lagi menemaniku kepada siapa aku harus menceritakan setiap
kisah dalam hidupku? Setiap senyuman, setiap air mata dan setiap impian . aku tak ingin sendiri dan aku tak bisa
sendiri.
Purnama,
apa kau merasa bosan mendenger setiap ceritaku?
Aku hanya ingin menceritakan kejujuran padamu, agar kau tahu inilah
diriku adanya.
Tapi
kini semuanya telah berubah, purnama benar-benar pergi dengan alasan yan gampai
detik ini tak kuketahui. Kini semuanya
akan berubah, saat aku tak lagi melihat purnama, maka semuanya juga akan
tenggelam, semua cerita, tawa, air mata dan mimpi tak akan lagi terlihat.
Semuanya akan sepertimu purnama, pergi tanpa alasan dan tak tahu kapan akan
kembali.
Tak
perlu ada alasan dan Tanya tentang semua ini, biarlah waktu yang menjelaskan
semuanya, atau mungkin takkan pernah ada penjelasan selamanya.
Yang
pasti saat ini aku kehilangan Purnama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar