banyak hal yang terlintas dalam pikiranku namun tak mampu ku ucap, semuanya hanya mengendap dan tak pernah terealisasi menjadi nyata.
Hari ini aku mencoba, mengeluarkan apa yang selama ini berada dalam pikiranku, yang telah sekian lama mengendap dalam pikiranku dan tak pernah mampu atau mungkin lebih tepatnya belum berani aku keluarkan dari tempatnya bersembunyi.
Tulisan ini kuawali alasan awal mengapa aku ingin melanjutkan kuliahku, hal itu berawal dari keinginanku untuk memperbaiki proses pendidikan yang khususnya berada di pedesaan seperti tempatku tinggal.
Sekolah itu kecil, yang terdiri dari tiga jenjang pendikan mulai jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang dari kesemuanya siswanya hanya hanya terdiri dari kurang lebih 200 siswa.
Dulu sebelum ada bantuan dari pemerintah seperti Bos dll, masyarakat sekitar Madrasah tersebut dengan senang hati akan datang bergotong-royong untuk melanjutkan pembangunan ruang kelas tanpa di bayar seperserpun. tapi kini ketika pemerintah mulai memberikan bantuan data untuk pendidikan seperti sikap itu sudah mulai luntur.
Sejak masih kuliah di S1 aku mulai mengabdikan ilmuku di tempat itu, tempat yang merupakan tempatku pertama kali mengenal bangku sekolah, banyak permasalahan yang ku temui, mulai dari memahami siswa dengan karakter yang berbeda, mulai yang aktif hingga yang super aktif menjadi tantangan buatku bagaimaan bisa "menguasai" kelas dengan karakter yang berbada.
Kemudian masalah selanjutnya, adalah dari segi SDM, baik itu berupa guru maupun kepegawaian yang berada dilembaga tersebut. masih banyak guru-guru yang belum melanjutkan kuliah sehingga belum bisa memahami bagaimana membuat RPP, dan penerapannya di kelas. kemudian sering "menelantarkan" siswa dengan datang terlambat ke sekolah.
berangkat dari itu, maka aku melanjutkan pendidikan, berharap ilmu yang aku peroleh bisa memperbaiki sekolah yang ada di desaku, impian yang sangat sederhana, tapi begitulah nyatanya.
Ketika aku mulai masuk dunia perkuliahan lagi, ada sedikit rasa kecewa, kenapa semua terori hanya untuk lembaga yang sudah maju, sekolah-sekolah atau institusi yang sudah besar, bahkan penelitian unutk tugas akhirpun kebanyakan dilakukan di sekolah-sekolah yang sudah besar. mungkin salah satu alasannya adalah bisa dijadikan contoh lembaga yang masih kecil untuk bisa menjadi besar. tapi tetap saja bagiku ada yang kurang, yaitu tak semuanya atau mungkin sangat sedikit sekali teori yang ku dapatkan di bangku kuliah untuk di teparkan di lembaga kecil di desaku.
masih banyak PR dalam hidupku yang belum terjawab
Semoga impian sederhananku bisa terwujud...^_^
Semoga impian sederhananku bisa terwujud...^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar